BREAKING NEWS

recentpost

Bambu, Potensi Desa Banyoneng Dajah Yang Jarang Dilirik

Bambu merupakan jenis tanaman rumput-rumputan yang memiliki rongga dan ruas di batangnya. Menurut beberapa ahli bambu tergolong keluarga Gramineae (rumput-rumputan) disebut juga Hiant Grass (rumput raksasa), berumpun dan terdiri dari sejumlah batang (buluh) yang tumbuh secara bertahap, dari mulai rebung, batang muda dan sudah dewasa pada umur 4-5 tahun. Batang bambu berbentuk silindris,  berbuku-buku, beruas-ruas berongga kadang-kadang masif, berdinding keras, pada setiap buku terdapat mata tunas atau cabang. Akar bambu terdiri atas rimpang (rhizon) berbuku dan beruas, pada buku akan ditumbuhi oleh serabut dan tunas yang dapat tumbuh menjadi batang. 

Potensi bambu yang cukup melimpah di Kecamatan Geger khususnya Desa Banyoneng Dajah bisa diamati di sepanjang jalan menuju desa. Kondisi tersebut menjadikan bambu sebagai potensi yang cukup baik untuk tumbuh dan dilestarikan di Desa Banyoneng Dajah yangmana bisa tumbuh hingga mencapai ketinggian 30 meter. Sebagai komoditi yang cukup banyak menjadikan bambu ini memiliki potensi menarik/unggul jika dimanfaatkan. Warga desa cenderung membiarkan pohon bambu tersebut untuk terus tumbuh liar, dan hanya digunakan ketika ada pembangunan. Apalagi pohon bambu ini salah satu tanaman yang dapat tumbuh di segala kondisi lingkungan seperti di Desa Banyoneng Dajah yang pada waktu tertentu memasuki musim kemarau yang susah air.
Bambu, Potensi Desa Banyoneng Dajah Yang Jarang Dilirik Reviewed by Moh. Adi Purnomo on Agustus 10, 2017 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Copyright © Banyuning Daya All rights reserved.
Powered By Blogger | Enhanced and Modified by Moh. Adi Purnomo and Endah Puji Astutik

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.